Rabu, 10 April 2013

Guru, Teungku, Apapun Panggilanmu. Nampaknya Semakin Rendah Saja Masyarakat Ini Menilaimu.


Beberapa hari ini mencuat lagi sebuah kasus mengenai guru yg mendidik muridnya dengan kekerasan. Sungguh amat sayang dan kasihan nasib seorang guru, apalagi guru pesantren atau guru sekolah berasrama yg harus mengurusi kehidupan seluruh siswa dan siswi di asrama tersebut.

Gimana gak sayang dan kasihan, guru-guru pesantren atau guru-guru sekolah berasrama untuk mengurus hidup mereka sendiri saja sulit. Ditambah lagi mereka harus mengurus kehidupan anak-anak yg jumlahnya puluhan bahkan ratusan dan ribuan.

Kalau terjadi pemukulan atau pun perlakuan tidak menyenangkan yg dilakukan oleh mereka, coba periksa juga bagaimana keseharian anak tersebut dari sisi para guru atau kawan-kawannya. Para guru itu juga manusia, mereka tahu sakitnya dipukul dan jengkelnya ketika dipermalukan.

Jangan selalu salahkan guru dan membela sang anak. Tapi jangan keburu menghukum anak tanpa memperhatikan saran dari guru.

*sekedar coretan
#cumaspik

Tulisan ini terinspirasi dari berita berikut:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar